Bahaya Paracetamol Dikonsumsi Anak

Paracetamol hingga saat ini sering menjadi alternatif pengobatan untuk anak, bayi, dan balita. Banyak dari para ibu di Indonesia memberikan parasetamol untuk mengobati demam anak, parasetamol untuk batuk pada anak, dan penyakit penyakit lainnya. Banyaknya varian bentuk parasetamol seperti dalam bentuk tablet, atau syrup yang mudah didapatkan di warung, apotik, dll, menjadi hal yang mudah dilakukan oleh semua orang tua. Hal tersebut kini menjadi kebiasaan yang melekat dikalangan para orang tua. Padahal kebiasaan memberikan paracetamol kepada anak memberikan dampak negatif atau efek samping yang berbahaya untuk kesehatan anak. Belum tahu kan informasi lebih jelasnya mengenai bahaya paracetamol untuk anak? Yuk kita simak 😉

Paracetamol yang mempunyai nama latin acetaminophen merupakan obat anti nyeri (analgesik), penurun panas (antipiretik). Memang parasetamol berbeda dari obat analgesik yang lain seperti ibuprofen atau aspirin, karena parasetamol tidak memiliki sifat antiradang. Parasetamol umunya diguakan sebagai obat batuk, penurun panas, menghilangkan pusing, flu atau pilek, dan lain lain. Parasetamol merupakan salah satu obat kimia yang bisa dikonsumsi oleh semua orang, bayi dibawah umur 1 tahun juga bisa mengkonsumsinya. Namun ternyata, penelitian menyatakan bayi yang mengkonsumsi parasetamol dibawah usia 1 tahun mengalami peningkatakan risiko mengidap penyakit asma hingga 46%. Dan biasanya muncul gejala asma tersebut pada usia mendatang yaitu sekitar 6-7 tahun.

Bahaya Paracetamol Dikonsumsi Anak

  • Penggunaan parasetamol dapat menyebabkan efek samping seperti sakit pada tenggorokan, mengigil, dimana hal tersebut sebelumnya tidak dialami pasien sebelum mengkonsumsi parasetamol.
  • Terdapat bintik bintik putih pada mulut dan bibir juga bisa menandakan efek samping penggunaan parasetamol.
  • Kemudian gatal gatal yang menimbulkan ruam pada kulit yang tidak jarang bisa parah hingga menyebabkan memar dan juga pendarahan.
  • Badan menjadi lebih lemah dan tidak bertenaga, dibandingkan sesaat sebelum mengkonsumsi parasetamol.

Tetapi deretan diatas hanya termasuk efek samping yang ringan nya saja. Dan berikut ini adalah efek samping yang bersifat serius dari penggunaan parasetamol yang melebihi dosis :

1. Kulit dan Mata Menguning
Biasanya terjadi perubahan warna kulit dan juga mata yang diakibatkan efek buruk dari penggunaan parasetamol.

2. Terkena Penyakit Asma
Bayi yang masih dibawah 3 tahun tetapi sudah diberikan obat paracetamol mempunyai risiko sangat tinggi akan terkena penyakit asma, demam parah yang disertai menggigil, atau eksim. Hal ini tidak terjadi pada tahun tersebut namun akan terasa gejalanya ketika bayi sudah berusia 6 atau 7 tahun.

3. Iritasi
Penggunaan paracetamol yang terlalu sering dapat membuat iritasi pada lambung, yang menyebabkan adanya bercak darah pada urin ataupun tinja. Rasa gatal pada bagian tubuh dan timbul memar yang tidak lazim, juga muncul ruam ruam pada kuku anak

4. Kerusakan pada hati
Pada saat anak mengkonsumsi paracetamol akan langsung diserap melalui dinding usus yang kemudian dibuang ke hati, dengan tujuan  untuk menyaring atau memfilter racun yang sudah masuk. Pada saat terlalu banyak atau overdosis paracetamol, atau penggunaan yang terlalu sering bisa menyebabkan kinerja hati menurun dan menimbulkan kerusakan.

5. Kadar Antioksidan berkurang
Antioksidan dalam tubuh sangat penting sekali, karena berperan sebagai penangkal radikal bebas yang akan masuk ke dalam tubuh. Jika penggunaan paracetamol tidak wajar, akibatnya antioksidan akan berkurang dan menyebabkan anak akan mudah terserang penyakit.

6. Kesehatan Otak Menurun
Konsumsi parasetamol yang cukup sering juga ternyata dapat mengganggu perkembangan otak anak. Biasanya anak mengalami keterlambatan tumbuh dan berkembang seperti terlambat berpikir atau terlambat berkomunikasi. Tidak hanya itu, ibu hamil yang mengkonsumsi paracetamol dapat memberikan efek negatif bagi janin yang dikandungnya.

Cukup mengerikan bukan jika efek samping tersebut anda dan anak anda alami? Untuk itu segera hentikan pemberian obat paracetamol pada si kecil sejak hari ini. Bunda tidak usah khawatir, karena sekarang ada pengobatan alternatif dari bahan herbal yang LEBIH BAIK, LEBIH AMAN, LEBIH AMPUH dibandingkan dengan parasetamol. Obat Herbal tersebut bernama QnC Jelly Gamat. Terbuat dari 100% teripang laut tanpa campuran bahan kimia berbahaya, yang diolah hingga 4 kali penyaringan atau destilasi sehingga rasa asin laut tidak terlalu pekat. QnC Jelly Gamat ini sangat ampuh sekali dalam menyembuhkan berbagai penyakit yang dialami semua orang termasuk, anak, bayi, dan balita. Penyakit Luar maupun dalam, baik itu penyakit batuk, pilek, hingga penyakit kronis, penyakit pada saluran pencernaan, penyakit organ dalam, bahkan penyakit luar dan luka akibat jatuh, memar, dan luka bakar bisa disembuhkan dengan QnC Jelly Gamat ini. Penggunaannya juga sangat bervariasi, bisa langsung diminum dengan takaran sendok , bisa dicampurkan dengan air hangat, teh atau susu, dan untuk penyakit luar bisa dioles langsung.

QnC Jelly Gamat

Harga : Rp. 155.000 / botol ( isi 300 ml)

Anda tertarik? Ayo segera pesan sekarang juga, karena terbuat dari bahan alami, produksinya juga sangat terbatas. Kami Aryanto Herbal merupakan Distributor Resmi QnC Jelly Gamat yang melayani pengiriman barang ke seluruh Indonesia via jasa antar barang Tiki JNE. Permintaan QnC Jelly Gamat sangat banyak sekali setiap harinya, sedangkan STOK TERBATAS, pastikan anda mendapatkannya sebelum kehabisan. Mau pesan? klik disini.

—–SALAM HIDUP SEHAT—–

Kenali Bahaya Paracetamol Jika Dikonsumsi Anak Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *